3 Peluang Karier bagi Lulusan Jurusan Filsafat

transfer-uang-lewat-alfamart
Transfer Uang Lewat Alfamart

Ketika mendengar istilah filsafat, pasti sebagian besar orang langsung mengernyitkan dahi. Memang tidak mengherakan, karena Jurusan Filsafat itu identik dengan pembahasan yang berat-berat. Bahkan cenderung berputar-putar.

Walaupun begitu, sebetulnya anak filsafat memiliki keasyikan tersendiri. Dengan seringnya berpikir secara kritis, bisa membuat Anda bisa lebih mengembangkan kemampuan analisis untuk berbagai hal.

Di samping itu, mempelajari filsafat ternyata masih memiliki peluang karier yang beragam dan cukup terbuka. Apalagi di zaman sekarang yang hampir segala jurusan bisa menjajaki banyak pekerjaan. Soalnya keterampilan kerja bisa diasah ketika sudah diterima bekerja.

Berikut ini ada 3 peluang karier yang bisa Anda pertimbangkan

1. Eksekutif Pemasaran

Lulusan Filsafat itu umumnya sudah terbiasa untuk mempresentasikan ide serta informasi ketika masih kuliah di kampus dulu. Keterampilan tersebut sangat cocok dengan peluang karier di bidang eksekutif pemasaran. Soalnya bidang tersebut membahas banyak proses pengembangan kampanye pemasaran.

Peluang karier ini bisa digunakan seperti ide, promosi produk, serta jasa. Elemen-elemen dalam profesi seperti perencanaan, pengembangan produk, organisasi acara, sampai dengan penelitian, tentu membutuhkan seseorang yang serba dinamis. Itulah kenapa lulusan Filsafat cocok untuk pekerjaan ini karena terbiasa berpikir secara mendalam.

2. Guru atau Dosen Filsafat

Peluang karier ini juga sering dilirik oleh lulusan Filsafat. Dengan keahlian yang Anda miliki, tentu mudah untuk mengajarkan ilmu tersebut ke anak-didik Anda selama berada di universitas. Selain itu, Anda pun bisa membimbing serta mengenalkan pemikiran-pemikiran tertentu agar lebih kritis lagi ketika menghadapi persoalan.

Cukup banyak sih di Indonesia kalau bicara tentang lembaga pendidikan Filsafat. Contohnya seperti Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara (Jakarta), Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero (NTT), dan sebagainya. Berhubung saingannya cukup sedikit, maka peluang untuk diterima sebagai guru ataupun dosen terbilang cukup besar.

3. Wartawan

Sepanjang kuliah, mahasiswa yang menekuni Jurusan Filsafat pasti sering belajar mengembangkan kemampuan dalam menafsirkan serta menganalisis beragam isu maupun informasi. Wartawan juga wajib memiliki kemampuan tersebut agar mampu menghasilkan berita yang berbobot dan layak untuk dikonsumsi publik.

Para wartawan itu umumnya mengadakan riset mendalam guna menulis berita nasional, lokal, maupun regional. Selain itu, wartawan juga tidak hanya meliput satu isu saja. Cakupan liputannya sangat luas. Mulai dari politik, olahraga, seni, umum, ilmu pengetahuan, dan lainnya. Kalau Anda ahli dalam hal tersebut, kemungkinan diterima jadi wartawan sangat besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *