4 Rahasia Sukses menjadi Pengusaha

transfer-uang-lewat-alfamart
Transfer Uang Lewat Alfamart

Menjadi seorang pengusaha menjadi sebuah pelarian yang sering diambil oleh sebagian orang. Banyak yang memimpikan dapat menjadi seorang pengusaha diusia muda, dan untuk mewujudkan hal tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan. Begitu banyak rintangan yang harus dilalui, dan terkadang banyak yang tidak tau bagaimana untuk memulainya.

Jika Anda termasuk salah satu yang ingin menjadi pengusaha muda, berikut adalah 4 hal rahasia sukses untuk berwirausaha:

1. Temukan Passion Anda

Bekerja akan menjadi menyenangkan jika itu adalah hal yang diminati. Sebelum berwirausaha, pastikan Anda sudah mengetahui hal apa yang Anda suka dan itu bisa menjadi usaha bagi Anda. Misalnya, jika Anda suka melukis, mulailah menjadi pelukis dan menjajakan lukisan Anda di pameran lukisan.

Menjadikan sesuatu hal yang Anda sukai sebagai suatu pekerjaan merupakan rahasia sukses yang secara otomatis akan datang kepada Anda, dan hal sebaliknya berlaku.

Namun, janganlah tergesa-gesa dalam menentukan hal apa yang Anda sukai. Berilah waktu pada diri Anda untuk mengetahui apa yang paling Anda bisa dan sukai. Maka setelah itu Anda baru dapat memulai usaha pribadi Anda.

2. Fokuslah dan Buang Semua Pikiran Negatif

Dalam memulai bisnis, tentunya akan banyak orang disekitar Anda yang mulai menjatuhkan semangat dengan memunculkan pertanyaan-pertanyaan negatif seperti “Yakin bisa bisnis?”, “Gagal tidak?” dan masih banyak pertanyaan negatif yang akan muncul.

Namun seharusnya hal tersebut tidak mematahkan semangat Anda untuk memulai berbisnis. Pertanyaan-pertanyaan tersebut harusnya Anda jadikan motivasi untuk memulainya dan untuk tetap fokus pada tujuan awal Anda. Fokus adalah rahasia sukses berikutnya yang harus Anda jalankan.

3. Berkomunikasi dengan baik, salah satu rahasia sukses berbisnis

Sebelum Anda memutuskan untuk memulai bisnis, pastikan Anda memiliki keterampilan komunikasi yang sangat baik, karena komunikasi yang baik merupakan salah satu kunci kesuksesan berbisnis. Semua pengusaha sukses pasti memiliki keterampilan komunikasi yang sangat mempuni, maka dari itu mulailah memperbaiki keterampilan komunikasi Anda.

4. Memiliki Banyak Inovasi

Pengusaha yang sukses pasti memiliki banyak inovasi karena ketika Anda mengeluarkan produk yang inovatif, itu akan secara otomatis akan menarik minat pembeli. Jadi mulailah untuk memunculkan inovasi-inovasi terbaik Anda untuk memulai bisnis. Inovasi adalah rahasia sukses dalam menjalankan berbisnis yang mungkin disepelekan oleh banyak orang.

Memulai Investasi Sejak Dini, Apa Keuntungannya?

transfer-uang-lewat-alfamart
Transfer Uang Lewat Alfamart

Namanya investasi, tentu bisa mendatangkan keuntungan untuk siapa saja. Asalkan, tahapannya dilakukan dengan benar. Kamu yang mau mendapatkan keuntungan itu bisa memulainya sedini mungkin, ya!

Daripada kamu habiskan uang dan gaji untuk hidup berfoya-foya, lebih baik disimpan untuk dapat keuntungan ke depannya.

Apa saja keuntungan yang dapat kamu raih dari memulai investasi sejak dini? Ini dia ulasan

1. Belajar Perencanaan Jangka Panjang

Salah satu keuntungan yang bisa kamu raih dengan investasi sejak dini adalah bisa belajar perencanaan jangka panjang. Ingat, investasi bukanlah tabungan jangka pendek semata. Butuh perencanaan perekonomian yang matang sehingga menghasilkan keuntungan di masa depannya.

Bila mau belajar investasi sejak dini, kamu bisa berlatih perencanaan keuangan dari muda juga. Jadi, bila nanti kamu sudah memiliki anak dan ia juga mulai beranjak dewasa, kamu tak akan bingung dengan yang namanya masalah keuangan. Sebab, kamu punya hal yang dapat dipanen.

2. Merintis Bisnis Saat Muda

Ketahuilah, berinvestasi itu bisa diibaratkan seperti sedang berbisnis. Apa yang kamu dapat dari investasi itu bisa dikatakan sebagai keuntungan dari bisnis yang kamu kelola selama ini. Apalagi, bila investasi yang kamu jalankan sekarang ini berbentuk saham.

Dengan strategi bisnis yang benar dalam berinvestasi, kamu tentunya juga bisa mengelola usaha dengan benar. Nah, jika hal ini terjadi, kamu bisa sekalian belajar merintis bisnis dari muda.

3. Uang Bekerja untukmu

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, investasi bisa melatihmu untuk bisa merencanakan masalah keuangan jangka panjang. Hal ini juga termasuk dalam bisnis usaha. Dengan menanamkan modal, kamu sama saja dengan sudah memulai bisnis. Sebagai contoh, kamu mulai berinvestasi emas.

Setiap tahunnya, tentu harga emas akan naik mengikuti skema pasar yang ada. Bila sudah begini, kamu tak perlu repot melakukan hal ini dan itu. Cukup dengan menyimpan emas saja, nanti jumlah dana yang akan kamu dapat terus bertambah. Itu baru emas. Bagaimana bila investasimu adalah tanah dan bangunan? Jelas keuntungan yang didapat akan lebih besar.

3 Kesalahan Asuransi yang Harus Dihindari

transfer-uang-lewat-alfamart
Transfer Uang Lewat Alfamart

Meski asuransi kini banyak yang menggunakan terutama setelah munculnya BPJS sebagai asuransi kesehatan dan asuransi ketenagakerjaan dengan premi yang terbilang cukup rendah, tidak  jarang beberapa orang menginginkan proteksi tambahan yang didapat dari asuransi lain, misalnya dari perusahaan asuransi swasta.

Namun, tak jarang keputusan ini justru melahirkan sebuah kesalahan asuransi bagi nasabah. Apa saja kesalahan asuransi tersebut yang seringkali terjadi di masyarakat? Berikut ulasannya !

1. Merasa Iba Dengan Agen Asuransi

Kesulitan untuk menarik perhatian masyarakat agar menjadi nasabah asuransi terkadang cukup membuat para agen asuransi menjadi pekerja dengan citra yang membutuhkan belas kasihan. Akhirnya, calon nasabah tak jarang yang mendaftarkan diri sebagai nasabah hanya karena merasa kasihan terhadap agen promosinya yang mungkin bisa jadi orang terdekat seperti keluarga dan tetangga.

Tetapi sadarkah Anda bila dengan sikap ini Anda bahwa ini adalah kesalahan auransi yang sering terjadi ?

Belum lagi jika premi yang harus dibayar tiap bulannya relatif tinggi. Masih terdapat masalah mengenai aturan dan kebijakan yang ditetapkan perusahaan asuransi, misalnya mengenai pengajuan klaim, yang berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lain.

2. Tidak Mengetahui Manfaat dari Asuransi

Poin 2 ini mungkin menjadi kesalahan asuransi yang cukup memprihatinkan namun kerap terjadi. Tak jarang masyarakat terdaftar sebagai anggota atau nasabah asuransi tertentu dengan pikiran mendapatkan proteksi dan jaminan terhadap dirinya selaku pemegang polis.

Nyatanya, tidak semua jenis asuransi memberikan manfaat yang sama, meski terkadang beberapa jenis bergabung menjadi satu paket dengan jenis asuransi lainnya.

3. Tidak Ada yang Tahu Anda Memiliki Asuransi

Ketika Anda tidak memberi tahu kepada orang-orang terdekat Anda bahwa Anda punya asuransi, itu merupakan kesalahan asuransi. Efeknya akan sama saja ketika Anda tidak memiliki asuransi. Maksudnya, ketika terjadi apa-apa dengan Anda yang biayanya bisa tertanggung dari klaim yang Anda ajukan kepada perusahaan tempat Anda mendaftarkan diri sebagai nasabah asuransi, keluarga Anda tak akan mengajukan klaim dan berusaha menutupi semua tagihan sendiri.

Membiarkan keluarga atau kolega Anda tidak mengetahui bahwa Anda memiliki asuransi juga akan memberatkan mereka yang akan mengurus segala keperluan Anda yang sebenarnya sudah Anda persiapkan, hanya tinggal persoalan siapa tenaga yang akan mengurusnya. Ada baiknya kesalahan asuransi ini dihindari.

3 Kiat Memilih Asuransi Jiwa untuk Pemula

transfer-uang-lewat-alfamart
Transfer Uang Lewat Alfamart

Asuransi jiwa adalah jenis asuransi yang akan memberikan perlindungan kepada individu ataupun keluarga dari kerugian finansial akibat risiko kematian, cacat seumur hidup, hingga sudah tidak bisa produktif lagi.

Untuk memilih asuransi jiwa yang paling baik, ada beberapa langkah yang harus diperhatikan. Berikut ulasannya !

1. Sesuaikan premi dengan kemampuan finansial

Premi merupakan anggaran yang harus Anda keluarkan setiap bulan untuk membayar asuransi. Pembayaran premi bisa dilakukan dalam jangka waktu yang berbeda yaitu bulanan, tiga bulanan atau kuartalan, enam bulanan atau tahunan.

Yang pasti, sesuaikan jumlah premi dengan anggaran bulananmu. Cocoknya, alokasi dana untuk membayar asuransi jiwa adalah 10-20 persen dari jumlah pendapatan bulanan. Jadi, kalau pendapatan bulananmu adalah Rp 10 juta, maka Anda bisa mengambil premi maksimal Rp 1 juta per bulan.

2. Ketahui besaran uang pertanggungan

Namanya juga asuransi jiwa, pastinya akan ada uang pertanggungan yang harus diberikan. Ini adalah nilai yang akan dibayarkan pihak asuransi kepada Anda atau ahli waris Anda. Besarnya uang ini sangat bergantung pada premi yang dibayarkan. Semakin tinggi premi yang dibayarkan, maka semakin tinggi juga uang pertanggungan yang diberikan.

Namun ada juga premi yang tinggi, tapi uang pertanggungannya sangat kecil. Hal ini biasanya terjadi karena manfaat uang premi dibagi menjadi dua, yakni untuk tabungan atau investasi seperti pada jenis asuransi jiwa dwiguna dan asuransi jiwa unit link.

3. Perhatikan track record perusahaan asuransi

Saat memilih perusahaan asuransi, pilihlah yang mempunyai kredibilitas tinggi. Hal ini bisa Anda lihat dari track record perusahaan itu. Apakah ada penghargaan tertentu yang diberikan selama beberapa tahun belakangan? Adanya penghargaan bisa menjadi indikasi kalau perusahaan tersebut memiliki track record yang bagus di mata masyarakat.

Selain itu, pastikan perusahaan tersebut juga diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan memiliki tingkat modal minimum berbasis risiko atau RBC (Risk Based Capital) yang sesuai ketentuan. Pilihlah perusahaan yang memiliki RBC tinggi di atas ketentuan minimal.

Contohnya, perusahaan tersebut  harus memiliki RBC sebesar 120 persen. Jika perusahaan yang dipilih memiliki RBC 300 persen, berarti dana dan asset perusahaan asuransi tersebut cukup kuat hingga tiga kali dari ketentuan yang disyaratkan. RBC sebesar 300 persen itu artinya perusahaan dapat membayar klaim tiga kali lebih besar jika asuransi harus membayar klaim kepada semua nasabah dalam satu waktu.

3 Peluang Karier bagi Lulusan Jurusan Filsafat

transfer-uang-lewat-alfamart
Transfer Uang Lewat Alfamart

Ketika mendengar istilah filsafat, pasti sebagian besar orang langsung mengernyitkan dahi. Memang tidak mengherakan, karena Jurusan Filsafat itu identik dengan pembahasan yang berat-berat. Bahkan cenderung berputar-putar.

Walaupun begitu, sebetulnya anak filsafat memiliki keasyikan tersendiri. Dengan seringnya berpikir secara kritis, bisa membuat Anda bisa lebih mengembangkan kemampuan analisis untuk berbagai hal.

Di samping itu, mempelajari filsafat ternyata masih memiliki peluang karier yang beragam dan cukup terbuka. Apalagi di zaman sekarang yang hampir segala jurusan bisa menjajaki banyak pekerjaan. Soalnya keterampilan kerja bisa diasah ketika sudah diterima bekerja.

Berikut ini ada 3 peluang karier yang bisa Anda pertimbangkan

1. Eksekutif Pemasaran

Lulusan Filsafat itu umumnya sudah terbiasa untuk mempresentasikan ide serta informasi ketika masih kuliah di kampus dulu. Keterampilan tersebut sangat cocok dengan peluang karier di bidang eksekutif pemasaran. Soalnya bidang tersebut membahas banyak proses pengembangan kampanye pemasaran.

Peluang karier ini bisa digunakan seperti ide, promosi produk, serta jasa. Elemen-elemen dalam profesi seperti perencanaan, pengembangan produk, organisasi acara, sampai dengan penelitian, tentu membutuhkan seseorang yang serba dinamis. Itulah kenapa lulusan Filsafat cocok untuk pekerjaan ini karena terbiasa berpikir secara mendalam.

2. Guru atau Dosen Filsafat

Peluang karier ini juga sering dilirik oleh lulusan Filsafat. Dengan keahlian yang Anda miliki, tentu mudah untuk mengajarkan ilmu tersebut ke anak-didik Anda selama berada di universitas. Selain itu, Anda pun bisa membimbing serta mengenalkan pemikiran-pemikiran tertentu agar lebih kritis lagi ketika menghadapi persoalan.

Cukup banyak sih di Indonesia kalau bicara tentang lembaga pendidikan Filsafat. Contohnya seperti Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara (Jakarta), Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero (NTT), dan sebagainya. Berhubung saingannya cukup sedikit, maka peluang untuk diterima sebagai guru ataupun dosen terbilang cukup besar.

3. Wartawan

Sepanjang kuliah, mahasiswa yang menekuni Jurusan Filsafat pasti sering belajar mengembangkan kemampuan dalam menafsirkan serta menganalisis beragam isu maupun informasi. Wartawan juga wajib memiliki kemampuan tersebut agar mampu menghasilkan berita yang berbobot dan layak untuk dikonsumsi publik.

Para wartawan itu umumnya mengadakan riset mendalam guna menulis berita nasional, lokal, maupun regional. Selain itu, wartawan juga tidak hanya meliput satu isu saja. Cakupan liputannya sangat luas. Mulai dari politik, olahraga, seni, umum, ilmu pengetahuan, dan lainnya. Kalau Anda ahli dalam hal tersebut, kemungkinan diterima jadi wartawan sangat besar.

6 Tips Berbelanja dengan Hemat yang Harus Diketahui

kirim-uang
Kirim Uang

Berbelanja terkadang membuat lupa diri, sehingga tidak sadar telah begitu banyak uang yang dikeluarkan untuk hal-hal yang tidak perlu. Hal ini seharusnya tidak perlu terjadi jika Anda telah memiliki perencanaan yang matang.

Mau tahu apa saja tips berbelanja hemat ? Berikut ulasannya !

1. Buatlah Daftar Belanja

Biasakanlah untuk membuat daftar belanja sebelum Anda pergi untuk membeli sebuah barang. Tips berbelanja ini akan membantu Anda lebih mudah mengontrol diri, dan tidak membeli hal-hal tidak penting yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

2. Bawalah Uang Secukupnya

Jika daftarnya telah dibuat, perkirakan juga uang yang akan dikeluarkan. Lalu, bawalah uang dengan jumlah perkiraan perhitungan Anda. Namun sebelum Anda memperkirakan jumlahnya, ada baiknya untuk meriset harga dari barang-barang tersebut.

Jika takut tidak mencukupi, maka Anda boleh lebihkan saja sedikit. Ingat! Hanya sedikit saja. Dengan demikian Anda akan bisa lebih tegas pada diri Anda sendiri, dan menghemat pengeluaran tips berbelanja tersebut.

3. Bandingkanlah Harganya

Tips bebelanja berikutnya adalah membandingkan harganya. Usahakanlah untuk membandingkan harga barang tersebut di toko yang berbeda. Jangan hanya karena harganya murah namun Anda harus rela membelinya di tempat yang sangat jauh. Harga tersebut pada akhirnya akan sama saja karena Anda harus mengeluarkan uang lebih untuk ongkos transportasi ke toko tersebut.

4. Jika Bisa Tawarlah

Jika Anda berbelanja di pasar tradisional, dan bukan di pusat perbelanjaan kota yang memungkinkan Anda bisa menawar harganya, maka cobalah untuk ditawar. Jangan malu untuk menawar harga, jika bisa. Tips berbelanja itu bisa membuat Anda lebih berhemat.

5. Belanjalah di Waktu yang Sempit

Berbelanja di waktu yang sempit akan menghindari Anda untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan. Namun tetap membawa daftar belanja Anda agar tidak ada barang yang terlewatkan.

6. Janganlah Membeli Mereknya

Saat ini, banyak orang yang membeli barang hanya karena brand-nya untuk dapat dipandang berada dan dianggap memiliki uang banyak. Tips berbelanja berikutnya adalah menghindari hal tersebut.

Contoh, jika Anda ingin membeli baju maka belilah yang membuat Anda dan dompet merasa nyaman, bukan yang membuat mata orang terkesima. Belilah barangnya, jangan mereknya, karena yang Anda kenakan nantinya adalah barangnya.

4 Tips Mengelola Pengeluaran Setelah Naik Gaji

kirim-uang
Kirim Uang

Kenaikan gaji tentu akan membuat gairah bekerja Anda kian meningkat pula. Tetapi, kenaikan gaji harus diikuti juga dengan tujuan keuangan. Hal terbaik yang sebaiknya Anda lakukan adalah belajar bagaimana uang yang bekerja untuk Anda, yaitu melalui tabungan atau investasi. Jangan sampai Anda terjebak dalam pola belanja konsumtif yang malah merugikan Anda di masa mendatang.

Nah, agar kenaikan gaji Anda tidak membuat Anda belanja berlebihan, ini empat tips mengelola pengeluaran yang patut Anda terapkan.

1. Lacak belanja

Melacak riwayat belanja Anda merupakan hal yang besar. Pastikan Anda bisa mengetahui barang apa yang patut dibeli dan yang tidak perlu dibeli.

Mengelola pengeluaran dapat dilakukan dengan memangkas anggaran di pos belanja yang dirasa tidak terlalu berguna.

Cek kebiasaan belanja Anda dan apa saja pemicunya. Uang dan belanja sebenarnya lebih mudah dikendalikan daripada yang dikira.

2. Otomatis menabung

Ketika gaji naik, jangan pernah melupakan kebiasaan Anda saat menabung. Supaya tidak lupa, sebaiknya Anda setting otomatis opsi menabung Anda. Ketika gaji akhirnya naik secara bertahap, naikkan pula besaran tabungan secara bertahap. Perubahan perilaku adalah suatu hal yang bagus. Namun, sulit untuk berpikir tentang melakukan hal benar tiap bulannya. Oleh karena itu, menabung sangat membantu mengelola pengeluaran Anda.

3. Kurangi kecepatan belanja

Kita semua hidup di era di mana budaya belanja terjadi dengan cara yang gila-gilaan. Maka sangat penting untuk menciptakan friksi antara Anda dan kebiasaan belanja. Tak ada salahnya Anda menunggu 24 jam untuk membeli sesuatu yang Anda pikir Anda inginkan, dan lebih lama untuk barang yang harganya lebih mahal.

Tunggu selama sekitar seminggu untuk membeli barang yang sangat mahal. Kembalilah ke sana setelah seminggu. Tanyakan pada diri Anda, apakah Anda masih membutuhkannya?

Anda juga bisa mencoba hari tanpa belanja. Caranya, pilih satu hari dalam sepekan, di mana Anda tidak boleh membelanjakan uang sepeser pun. Dengan demikian, hal ini membantu Anda dalam mengelola pengeluaran.

4. Kurangi Kebiasaan Makan

Terdapat banyak cara dalam membelanjakan uang untuk kebutuhan pangan Anda, mulai dari belanja bahan-bahan sampai makan siap saji di restoran. Banyak milenial yang tidak sadar berapa besar pengeluaran untuk makan atau nongkrong di luar, seperti ngopi di kafe branded. Anda bisa mengelola pengeluaran dengan memasak sendiri.

Tips Pintar Melunasi Kredit dengan Cepat

kirim-uang
Kirim Uang

Tidak peduli jenis pinjaman yang sedang Anda jalankan, ketika waktunya tiba dan Anda sudah harus melunasi kredit pinjaman tersebut, itu akan terasa memberatkan bagi debitur.  Apakah yang harus dilakukan untuk dapat melunasi kredit yang sudah terlanjur diambil?

Berikut ini beberapa tipsnya !

Prioritaskan Membayar Kredit yang Memiliki Bunga Tertinggi

Jika Anda punya lebih dari satu produk kredit, maka bayarlah terlebih dahulu kredit yang mempunyai bunga tertinggi.  Hal tersebut bisa mengurangi beban kredit Anda.  Jika Anda melunasinya secara acak, maka kredit dengan bunga tinggi akan semakin membebani Anda karena nilai bunganya.

Mencari Pekerjaan Paruh Waktu

Untuk membayar hutang, tentunya Anda harus mampu menghasilkan uang tambahan lainnya. Pekerjaan part time misalnya, bisa memberikan Anda penghasilan tambahan yang lumayan bagus.

Cobalah mencari pekerjaan paruh waktu yang sesuai dengan keahlian Anda di luar jam kerja utama. Atau Anda bisa juga bisa berbisnis online dengan menjual barang-barang di beberapa  e-commerce, saat ini sudah banyak orang yang bergelut dan menekuni bisnis toko online dan penghasilan yang didapat juga cukup besar, yang penting Anda harus pintar mencari peluang, mau berusaha dan berpikir secara kreatif demi melunasi kredit.

Sisihkan Uang Gaji

Waktu yang paling pas untuk melunasi hutang sering kali ketika uang gaji telah diterima oleh atasan.  Tetapi masalahnya, beberapa orang yang memiliki utang merasa tidak rela untuk memberikan uang yang baru diterima kepada kreditur.

Tapi perlu diingat, lebih baik melunasi kredit dan dana Anda yang berkurang, namun  Anda kedepannya sudah tidak memikirkannya lagi.  Dibandingkan uang ada ditangan namun Anda akan terus dihantui oleh hutang. 

Ingat bagaimanapun juga hutang itu harus dibayarkan, cepat ataupun lambat.  Jadi sebaiknya lakukan pembayaran saat Anda mendapatkan uang, yaitu saat baru mendapatkan gaji.

Jual Barang Berharga

Untuk melunasi kredit, tidak ada salahnya untuk jual barang berharga yang Anda miliki.  Ini merupakan salah satu cara melunasi utang yang terbilang cukup cepat untuk dapat uang. Apalagi jika ternyata barang yang Anda punya tidak benar-benar dibutuhkan dan masih memilki nilai yang cukup tinggi.

3 Langkah Simpel Ini Akan Membantumu Keluar dari Lilitan Hutang

kirim-uang
Kirim Uang

Berhutang ketika kehabisan uang tunai sangatlah tidak lucu dan bikin hidup gak nyaman. Hal ini cukup menyeramkan dan semoga kamu tidak akan mengalaminya. Namun jika pun sudah terlanjur terkena lilitan hutang, yang perlu kamu lakukan adalah sebuah keputusan yang bijak. 

Berikut adalah langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk keluar dari lilitan hutang :

Langkah 1: Tentu saja, hentikan dulu ketergantunganmu pada kartu kredit

Apakah kamu setuju jika kartu kredit adalah barang yang mudah disalahgunakan? Tetapi, bagaimanapun juga barang ini memang legal sebagai alat pembayaran ketika kamu sedang kehabisan stok uang tunai. Sekali gesek, barang apapun akan menjadi milikmu.

Jadi langkah pertama untuk lolos dari derita lilitan hutang adalah dengan berhenti menggunakannya. Kamu bisa berpikir dengan cara ini : setiap kali kamu akan menggunakan kartu, kamu justru akan menciptakan hutang yang baru, padahal yang kamu mau sebenarnya adalah mengurangi hutang, bukan malah menambah!

Langkah 2: Coba atur hidupmu dengan pola 50-30-20

Aturan 50-30-20 ini dapat membantu kamu dalam mengatur penghasilan bulananmu agar lebih tepat sasaran. Hal ini tentu akan membuat kamu lepas dari derita lilitan hutang. Begini caranya:

  • 50: Pakai 50 persen dari penghasilan bulanan untuk biaya yang bersifat tetap seperti sewa, angsuran mobil, internet, dan lain-lain.
  • 30: Pakai 30 persen dari penghasilan bulananmu untuk biaya yang tidak tetap seperti kebutuhan dapur, peralatan atau hiburan.
  • 20: Kamu perlu dana cadangan untuk berjaga-jaga. Pakai sisanya 20 persen penghasilan bulananmu untuk ditabung.

Langkah 3: Mulai buat anggaranmu sendiri dan yang terpenting adalah patuhilah itu

Mungkin untukmu hal ini adalah tahapan yang paling tidak menyenangkan karena penganggaran atau budgeting ini dapat menyiratkan pertanggungjawaban nyatamu untuk dapat keluar dari hutang. Tetapi tentu saja, sebelumnya kamu harus memahami terlebih dulu bagaimana caranya.

Cara yang terbaik untuk memulai penganggaran adalah dengan menghitung-hitung setiap kategori pengeluaran dan penghasilan dalam enam bulan terakhir. Kemudian hasilnya dibagi menjadi enam. Cara ini memberimu informasi berapa rata-rata pengeluaranmu dari setiap kategori jika dibandingkan dengan penghasilanmu. 

3 Kesalahan Finansial yang Harus Dihindari

kirim-uang
Kirim Uang

Setiap orang mempunyai cara masing-masing untuk mengatur finansial. Tetapi, cara yang dilakukan oleh orang kaya cukup berbeda dari kebanyakan orang. Mereka jauh lebih teliti dalam mengelola setiap rupiah yang akan digunakan.

Jika dibandingkan dengan kebanyakan orang, kesalahan finansial tak bisa dihindari. Mereka selalu lupa untuk mencatat setiap pengeluaran, terlebih yang nominalnya kecil. Walaupun uang bukan segalanya, tetap saja perlu mengetahui dan melakukan bagaimana cara orang kaya dalam mengelola uang agar kondisi finansialnya tetap sehat. Maka dari itu, hindari kesalahan finansial ini agar Anda tidak gagal lagi.

1. Membeli Sesuatu Tanpa Pertimbangan yang Matang

Apa yang dibutuhkan orang sukses hampir sama dengan apa yang umumnya semua orang butuhkan. Bedanya, mereka selalu lebih teliti sebelum membeli suatu barang. Mereka cenderung memikirkan manfaatkan dari barang yang akan dibelinya dengan matang agar uang yang dikeluarkan memberi manfaat yang lebih. Saat membeli barang,  utamakan kualitas daripada kuantitas. Barang yang berkualitas memiliki umur ekonomis yang jauh lebih lama dibandingkan dengan barang murahan. Hal ini juga termasuk salah satu cara berhemat ala orang kaya agar mereka tidak melakukan kesalahan finansial dengan membeli barang yang sama untuk kesekian kalinya.

2. Menghamburkan Uang Untuk Kebahagiaan Semu

Meskipun memiliki uang melimpah, mereka tidak menggunakan uangnya untuk sesuatu yang hanya bersifat semu, seperti pesta pora atau berjudi. Kebiasaan pesta dan judi harus dihindari karena kegiatan ini sama saja dengan menghambur-hamburkan uang dan merupakan kesalahan finansial. Daripada habis untuk berpesta, cobalah untuk berinvestasi pada instrumen investasi yang menguntungkan seperti properti dan contoh lainnya. Dengan berjalannya waktu, nilai dari aset yang mereka investasikan akan mendatangkan keuntungan yang lebih melimpah. Tak heran jika jumlah kekayaan mereka semakin bertambah dan kesalahan finansial dapat dihindari.

3. Pergi Belanja Tanpa Membuat Anggaran

Keinginan berbelanja sering kali muncul tanpa disadari. Maka dari itu, usahakan untuk selalu membuat anggaran belanja dan membawanya saat berkunjung ke pusat perbelanjaan. Jika anggaran belanja Anda tertinggal di rumah, kamu dapat membuat anggaran belanja baru sebelum pergi belanja. Waktu yang dibutuhkan untuk menciptakan anggaran baru tidaklah lama, hanya berkisar 10 – 15 menit saja. Dengan ditulisnya anggaran, keslahan finansial akan terhindarkan. Barang-barang yang dibeli tidak akan keluar dari daftar kebutuhan sehingga pengeluaran semakin terkontrol.