Perhatikan 3 Hal Ini Saat Ajukan Dana Pinjaman Online

uang-digital
Uang Digital

Hati-hati buat kamu yang lagi mencari dana pinjaman online. Pasalnya, peminjaman ilegal masih ditemukan dan jumlahnya cukup banyak. Tentu aja keberadaan penyedia pinjaman ilegal ini kudu diwaspadai. Sebab tindak tanduknya bisa merugikan banyak orang.

Satgas Waspada OJK pun memberi imbauan kepada masyarakat buat selalu mewaspadai keberadaan pemberi peminjaman ilegal. Sebelum-sebelumnya, OJK pun udah merilis daftar pemberi pinjaman yang terdaftar alias legal yang keamanannya telah dijamin OJK.

Tidak hanya daftar pemberi pinjaman legal, OJK juga telah menindak 73 aplikasi yang gak terdaftar sama sekali. OJK sendiri sejauh ini telah menghentikan 144 pemberi pinjaman online, termasuk P2P lending.

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK selalu memperbarui siapa aja penyelenggara financial technology (fintech) yang melakukan kegiatan pemberian pinjaman secara resmi. Sejauh ini jumlah yang tercatat telah mencapai 99 fintech

Selain memerhatikan daftar perusahaan yang menyediakan dana pinjaman online yang dirilis OJK, ada beberapa hal lainnya yang perlu kamu perhatikan saat hendak mengajukan pinjaman online. Apa aja? Cari tahu dalam ulasan berikut ini.

1. Ada review positif yang diberikan ke perusahaan penyedia dana

Biasanya kalau orang-orang yang mendapat pinjaman puas dengan layanan penyedia pinjaman, mereka bakal memberi review positif. Review dari mereka tersebut bisa kamu temukan di Play Store di mana aplikasi pinjaman tersebut di-download.

2. Bunga yang dipatok penyedia dana pinjaman dalam besaran yang wajar

Jangan buru-buru ajukan dana pinjaman karena prosesnya yang mudah. Gak jarang di balik segala kemudahan tersebut, tersembunyi bunga pinjaman bernilai besar.

Sayangnya, OJK gak bisa ikut campur dalam urusan pengaturan besaran bunga ini. Makanya kamu perlu selektif dalam memilih pinjaman dengan membandingkan besaran bunga pinjaman yang satu dengan bunga pinjaman lainnya.

3. Telepon dengan tujuan memverifikasi

Penyedia dana pinjaman online yang benar akan menelepon kamu dengan tujuan memverifikasi data-data dalam aplikasi pengajuan. Hati-hati dengan penyedia peminjaman yang sering menelepon cuma buat menawarkan pinjaman. Bisa jadi itu penyedia pinjaman ilegal.Nah, itu tadi daftar penyedia peminjaman online resmi yang terdaftar OJK dan hal-hal yang perlu diperhatikan saat ajukan pinjaman. Semoga informasi di atas bermanfaat ya! 

Mau Bebas Utang di Usia Muda ? Ikuti 3 Cara ini!

uang-digital
Uang Digital

Masih muda tapi banyak utang? Pusing gak kalau kamu terlilit banyak utang? Nah, ada nih cara-caranya agar kamu bebas utang dan kondisi keuangan kamu lancar alias bebas utang.

Sejatinya utang emang gak bakal terlepas bagi orang-orang jaman sekarang. Baik yang muda maupun tua pasti mau gak mau memiliki utang.

Kini ada nih caranya buat kamu yang muda gak terlilit utang. Sebelumnya kami udah sering banget nih membahas gimana caranya gak banyak utang. Namun, kali ini mungkin aja bisa membantu kondisi keuangan mu jauh lebih baik. Yuk, kita simak tips bebas utang di bawah ini:

Perencanaan keuangan itu penting sekali

Saat kamu udah memiliki penghasilan sendiri penting nih untuk merencanakan keuangan kamu. Hal ini merupakan kunci agar kamu bisa sukses dan jauh dari hutang. Lakukan perencaan biar kamu bisa mencapai tujuan keuangan yang sehat. Pertimbangkan segala sesuatunya ketika menggunakan uang. Cara ini dijamin sih bisa bikin kamu bebas utang.

Bikin susunan skala prioritas buat setiap cicilan kamu secara rinci. Udah gitu kamu mesti disiplin nih saat memiliki cicilan tiap bulannya hingga utang kamu lunas.

Bikin batasan belanja yang jelas

Ketika kamu pengin bebas utang, mau gak mau mesti memiliki batasan saat berbelanjaan. Jangan sampai kamu “jor-joran” saat mengeluarkan uang usai gajian atau dari tabungan.

Bikin batasan yang jelas, misalkan ketika pergi ke pusat perbelanjaan usahakan jangan membawa kartu kredit. Ketika kamu membawa kartu kredit yang namanya keinginan buat belanja pasti besar banget nih.

Bawa uang secukupnya atau kartu debit aja, dengan demikian kamu pasti mikir-mikir nih buat belanja.

Memiliki dana darurat

Lagi-lagi dana darurat, kami udah sering banget nih membahas perihal yang satu ini. Kegunaan dana tak terduga dijamin sangat membantu kamu dalam mengatur keuangan.

Fungsi dana mendadak sangat membantu ketika kamu mengalami sakit atau hal-hal yang gak diinginkan. Buat kamu yang masih bujang sangat perlu nih memiliki dana mendesak. Baik itu berupa deposito maupun reksa dana.

4 Tips Agar Dana THR Gak Ludes Sekejap

uang-digital
Uang Digital

Menjelang Idul Fitri, para pegawai maupun pekerja akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).

THR akan dicairkan perusahaan menjelang hari tersebut tiba, akan tetapi, banyak yang tak mampu menahan nasfu untuk membelanjakan atau menghabiskan dana THR.

Hasilnya, uang THR langsung habis seketika dan tak bersisa setelah hari raya. Inilah beberapa tips yang bisa kalian gunakan jika ingin dana THR tak habis seketika.

1. Amankan Budget Pasca Lebaran

Setelah mendapatkan dana THR, maka yang hal utama yang harus dilakukan adalah mengamankan kebutuhan pasca lebaran.

Sebab, lebaran pada tahun ini akan jatuh di awal bukan, perlu strategi khusus agar tak kebobolan dalam hal keuangan.

Ada beberapa pos pengeluaran yang disiapkan, seperti budget rutin mulai dari makan sehari-hari, uang transport, SPP dan jajan anak, listrik, air, cicilan kredit.

2. Sisihkan Investasi atau Tabungan

dana THR juga sebaiknya disisihkan untuk tabungan atau investasi, selain menambah aset, pos ini juga bisa menambah dana cadangan berupa uang digital.

Sekecil apapun itu, sebaiknya tetap disisihkan min 10% utk ditabung atau invest. Selain memang sebagai dana cadangan, hal ini untuk membentuk kebiasaan baik dalam mengelola uang.

3. Tentukan Estimasi Kebutuhan Lebaran

Dana THR memang diperlukan sebagai dana kebutuhan selama lebaran, akan tetapi lebih baik diatur dengan baik dan dibuatkan estimasi kebutuhan.

Sesuai judulnya yaitu Tunjangan Hari Raya, maka memang peruntukan dana tersebut adalah untuk kebutuhan lebaran. Agar aman buatlah estimasi kebutuhan dan pengeluaran, serta tandai mana yang benar-benar perlu dan dibutuhkan dan mana yang bisa ditunda.

4. Disiplin Pada Rencana dan Jangan Pamer

Dalam masa lebaran kebutuhan keluarga pasti akan meningkat, dengan itu disiplin pada rencana keuangan sangat diperlukan dengan baik.

Disiplinlah dengan rencana dan budget yang sudah dibuat. Utamakan pengeluaran utk hal-hal yang bersifat prioritas, jgn lupa untuk mengamankan budget pasca lebaran lebih dulu.

Ketika berlebaran apalagi yang mudik ke kampung tidak perlu saling pamer dan sok-sokan banyak gaya, karena dapat berimbas kita membelanjakan uang lebih boros.

Punya Cicilan Kartu Kredit ? Atasi Dengan 3 Cara Ini !

Uang Digital

Banyak orang yang masih ragu punya cicilan kartu kredit. Alasannya sih mereka gak mau diliputi rasa khawatir akan pembayarannya. Bisa dimengerti sih kenapa ada orang yang punya pikiran kayak gitu.

Terkadang rasa khawatir juga dirasakan para pengguna layanan kredit. Beragam pertanyaan merongrong pikiran mereka.  Nah, buat kamu yang adalah pengguna kartu dan merasa khawatir dengan cicilan yang harus dibayarkan, ada beberapa cara nih yang perlu kamu tahu dalam mengatasi hal tersebut, seperti apa cara-caranya? Yuk, disimak di bawah ini:

1. Jadwalkan pembayaran cicilan kartu kredit dan jadikan prioritas

Pembayaran cicilan itu jangan ditunda-tunda. Begitu ada uang langsung aja dibayarkan daripada nanti kehabisan uang lalu bingung gimana bayarnya. Ujung-ujungnya cicilannya jadi tertunggak deh.

Makanya jadwalkan deh kapan cicilan mau dibayarkan. Paling mudah sih saat menerima gaji, segera bayar secara penuh cicilannya. Pastikan tanggal gajian jatuh sebelum tanggal jatuh tempo.

Dengan begitu, ketika kamu terima gaji terus membayar cicilan, gak ada deh tuh cerita telat bayar. Pembayaran bisa lancar dan cicilan pun tidak ada yang menunggak.

2. Kalau gak langsung bayar pakai gaji yang diperoleh, manfaatkan dana tabungan

Menabung itu emang kasih banyak keuntungan. Salah satunya adalah bisa menjadi dana pembayaran cicilan kartu kredit. Hal ini bisa dilakukan asalkan kamu berada dalam situasi di mana gajimu telah habis terpakai.

Namun, bukan berarti selanjutnya kamu harus menggunakan tabungan terus ya untuk membayar cicilan. Terus-terusan dipakai bisa bikin saldo tabungan habis nantinya. Sebab penggunaan dana tabungan itu ditujukan buat hal-hal yang urgen.

Selain itu, tabungan yang telah terpakai harus diisi kembali agar nantinya bisa dipergunakan buat keperluan-keperluan lainnya.

3. Selalu pastikan total cicilan selama sebulan gak melewati dari 30% gaji

Dalam artikel-artikel sebelumnya, kami selalu mengimbau agar kredit atau utang sebisa mungkin jangan lebih dari 30% gaji selama sebulan. Sebab kondisi yang melebihi 30% bisa bikin kondisi keuangan gak sehat nantinya.

Makanya pastikan selalu besaran tagihan yang kamu tanggung selama sebulan gak lebih dari 30 persen gaji. Kamu bisa mencatat setiap pengeluaran yang ditransaksikan dengan kredit supaya tahu sampai batas mana pemakaian kartu.

Walaupun ada limitnya, kamu bukan berarti menjadikannya sebagai acuan pemakaian. Emangnya kamu mau bayar cicilan sesuai limit yang Rp 10 juta padahal idealnya cuma Rp 3 juta?

3 Tips Nyusun Budget Ramadhan Dengan Tepat

Uang Digital

Bulan Ramadhan telah tiba, layar televisi pun sudah tayang iklan-iklan berbagai produk untuk Ramadhan. Bulan yang paling spesial bagi umat muslim ini memiliki berbagai keistimewaan.

Lucunya, telah menjadi sebuah tradisi jika bulan Ramadhan tiba, maka pengeluaran dan kebutuhan akan terus melonjak, ditambah lagi harga kebutuhan pokok akan meningkat. Berikut adalah tips menentukan budget Ramadhan

1. Susun Budget Ramadhan

Menyusun budget keluarga untuk satu bulan penuh akan sangat membantu guna mengontrol berbagai kebutuhan, termasuk pengeluaran yang rutin dan tidak rutin.

Untuk pengeluaran rutin, biasanya akan dikeluarkan secara pasti. Diantaranya pembayaran tagihan, seperti listrik, air, hingga telepon, maupun entertainment dan belanja kebutuhan keluarga.

Pengeluaran utang atau cicilan, pos ini penting dialokasikan dengan cemat. Agar saat kebutuhan biaya meningkat, pos cicilan tetap terpenuhi dengan aman. Mulai dari cicilan rumah, kendaraan, hingga kartu kredit. Tetapi ingat pos ini tidak boleh melebihi 30 persen dari penghasilan bulanan.

Investasi, salah satu pos penting ini juga tak boleh dilewatkan, jangan sampai kebutuhan meningkat, pos investasi jadi terabaikan, atau anggaran investasi dialihkan demi konsumsi.

Sediakan dana investasi sebesar 10 persen dari penghasilan setiap bulan, tentunya disesuaikan dengan  rencana keuangan setiap bulan.

Kemudian, yang tak kalah penting adalah menyiapkan dana darurat. Dana ini digunakan sebagai cadangan apabila ada kebutuhan biaya yang tak terdua, seperti sakit, atau kebutuhan mendesak.

2. Atur Alokasi Uang THR

Tunjangan Hari Raya (THR) tentu menjadi budget ramadhan tambahan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Tetapi banyak yang terjebak dengan mengutamakan konsumtif semata, agar tak hilang begitu saja, susun alokasi uang THR setelah Ramadhan.

Dana THR bisa digunakan untuk investasi, atau pembayaran zakat, infaq, dan sedekah dalam satu tahun.

Alokasikan juga uang THR sebagian masuk kedalam pos biaya tak terduga.

3. Belanja Kebutuhan dengan Bijak

Setelah menentukan budget Ramadhan, tentu harus konsisten akan apa yang sudah disusun dan jangan keluar dari garis yang sudah ditetapkan.

Belanja kebutuhan Ramadhan juga bisa disiapkan dari saat ini, dimana harga kebutuhan pokok masih stabil dan terjangkau.

Mulai dari kebutuhan sehari-hari, hingga kebutuhan Lebaran nanti, dengan itu pos keuangan yang disiapkan akan sesuai budget anggaran keluarga.

3 Rekomendasi Pinjaman Tanpa BI Checking yang Aman!

uang-digital
Uang Digital

Meminjam uang sering kali menjadi pilihan banyak orang yang membutuhkan dana cepat. Salah satunya adalah untuk belanja kebutuhan bahan makanan buat puasa.

Ya, jelang bulan Ramadan banyak orang yang berbondong-bondong berbelanja untuk stok bahan makanan. Tujuannya sih biar gak ribet belanja bahan makanan lagi untuk membuat hidangan sahur dan berbuka puasa.

Nah, untuk kamu yang sedang mencari pinjaman tanpa BI checking, kali ini kami  ingin memberikan beberapa rekomendasi yang pasti aman, mudah dan bisa dipercaya.

Apa saja? Berikut ini lima di antaranya.

1. Tunai Kita

Tunai Kita menawarkan dua jenis pinjaman yaitu Sakti dan Fast dengan limit pinjaman mulai dari 1 juta rupiah hingga Rp 5 juta dan tenor hingga 30 hari.

Selain itu, kamu juga akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 15 ribu sampai Rp 35 ribu serta biaya jasa harian sebesar 0,95 persen per hari. Jika kamu telat bayar, makan akan dibebankan denda Rp 5.000 hingga Rp 20 ribu per hari.

2. Pinjam Yuk

Jika ingin meminjam uang di Pinjam Yuk, kamu hanya perlu mengisi form pengajuan pinjaman yang ada di aplikasi. Setelah itu, kamu akan diminta untuk menunggu proses audit yang berlangsung maksimal dua jam. Setelah itu dana akan langsung cair, paling lambat 24 jam.

Layanan ini menawarkan limit pinjaman mulai dari 600 ribu rupiah sampai Rp 1,2 juta dan tenor 7 sampai 14 hari.

Layanan ini juga menggunakan sistem diskonto yaitu pembayaran harus langsung dilunasi dan dikenakan biaya layanan sebesar 14 persen dari jumlah pinjaman. Jika terlambat bayar, maka akan dikenakan biaya keterlambatan sebesar 40 ribu di hari pertama ditambah dengan denda harian senilai 1 persen. Denda keesokan harinya akan menjadi 1 persen dari limit pinjaman.

3. Pinjaman tanpa BI Checking, UangMe

Tempat pinjaman tanpa BI checking selanjutnya yang bisa kamu pilih adalah UangMe. Uang Me menawarkan pinjaman dari 400 ribu hingga Rp 4 juta dengan tenor 3 sampai 4 bulan.

Bunga yang dipatok yaitu sekitar 0,07 persen dengan biaya layanan sebesar 0,2 persen per hari. Kedua biaya tersebut kemudian akan diakumulasikan dan dibayar bersama dengan angsuran bulanan.

3 Cara Jadi Miliarder Saat Bekerja Untuk Orang Lain

uang-digital
Uang Digital

Pola pikir yang beranggapan kalau pengin jadi miliarder mesti memiliki usaha terlebih dahulu. Kayaknya udah gak sesuai sama kehidupan hari ini. Sebab nyatanya ada banyak cara yang bisa dilakukan buat menjadi sukses saat status kita hanya karyawan biasa.

Pensaran gimana caranya buat jadi miliarder? Menjadi seorang pengusaha yang sukses udah pasti menjadi mimpi ssebagian besar orang di dunia. Namun gak semua orang bisa menjadi pebisnis yang berhasil dalam satu kali kesempatan dan menjadi miliarder.

Nah, daripada berlama-lama sebaiknya kita langsung simak aja nih 5 cara menjadi miliarder saat walaupun kamu bekerja untuk orang lain berikut ini:

1. Miliarder konsisten berinvestasi

Cara yang paling mendasar buat menjadi orang sukses ketika bekerja untuk seseorang adalah dengan berinvestasi. Bentuk-bentuk investasi bisa beraneka ragam mulai dari investasi saham, logam mulia bahkan properti.

Dengan mulai berinvestasi bukan berarti kamu bakal langsung sukses, butuh konsistensi dan ketekunan dalam melakukannya agar hasilnya bisa terasa. Karena kalau menjalani setengah-setengah yang ada bisa merugi dan aset investasi gak tercatat dengan baik.

Jadi yang membedakan antara orang yang sukses dengan yang gak adalah tentang konsistensi dia dalam menekuni bidang yang dijalaninya.

2. Sesuaikan gaya hidup dengan pendapatan

Tinggal di daerah perkotaan seringkali membuat gaya hidup seseorang mengikuti tren yang terbilang cukup mahal. Padahal pendapatan bulanan yang diterima gak mengalami peningkatan yang signifikan. Ujung-ujungnya kita gak bisa menabung atau berinvestasi.

Kebiasaan seperti itu udah sepatutnya kita ubah sejak dini kalau pengin menjadi miliarder. Coba mulai mengatur pengeluaran setiap bulan secara teratur dan sistematis agar gak tongpes nih.

Kalau alasannya hanya sekedar gengsi dengan teman, lupain deh yang namanya menjadi orang sukses.

3. Mulai mencoba bisnis sampingan

Memulai bisnis sampingan ketika bekerja dengan orang lain nampaknya hal sulit diwujudkan bagi sebagian karyawan karena keterbatasan waktu yang dimiliki. Tapi sebenarnya hal tersebut bukan mustahil buat dilakukan.

Seorang miliarder bakal memanfaatkan waktu sesempit apapun buat mendapatkan keuntungan. Saat ini banyak pegawai kantor yang menawarkan produk makanan kecil kepada rekan di tempat kerja. Ini merupakan salah satu strategi marketing yang bisa dicontoh oleh siapapun yang pengin sukses.

Selain bisa menambah pendapatan per bulan, kerja keras itu juga bakal menambah ilmu kita mengenai dunia bisnis bila suatu saat kamu memutuskan menjadi pengusaha.