Ini Dia 3 Strategi Pemasaran Kreatif untuk Bisnis Kamu !

uang-online
Uang Online

Strategi pemasaran merupakan langkah terpenting dalam menjalankan sebuah bisnis. Tujuannya ya buat mendapatkan profit sebanyak-banyaknya. Tentunya, strategi tersebut mesti tepat menggaet konsumen.

Nah, semakin berkembangnya zaman, strategi tersebut pun bakal semakin berkembang. Wadah buat memasarkan produknya pun juga semakin banyak. Kalau dulu mungkin hanya lewat iklan melalui media cetak, televisi, maupun pamflet-pamflet pinggir jalan, kini para pengusaha bisa memanfaatkan media sosial dan internet sebagai sarana pemasaran.

1. Strategi pemasaran dengan cara membuat web yang mencantumkan produk mu

Kini udah banyak bisnis-bisnis kreatif yang memiliki web sendiri. Web tersebut biasanya berisi katalog produk-produk yang dijajakan.

Tujuannya tentu buat memudahkan para pelanggan yang hendak membeli barang. Selain itu, biasanya di web juga akan tersedia tata cara pembayaran sehingga lebih mudah dan praktis tinggal klik aja.

Buat lebih memikat, jangan lupa kamu cantumkan informasi promo-promo menarik di dalamnya. Satu lagi, cantumkan testimoni positif para pelanggan yang telah membeli produk mu agar terlihat lebih meyakinkan

Tapi ingat, jangan asal membuat web aja, kamu juga mesti melengkapinya dengan desain yang menarik, simpel, pokoknya enak dilihat.

2. Buat tempat usaha mu jadi tempat nongkrong-nongkrong teman dan keluarga

Strategi pemasaran yang satu ini cocok buat jenis usaha kuliner. Misalnya kamu punya kedai kopi, atau warung rumah makan, ajaklah teman-temanmu atau keluarga buat nongkrong di tempat mu. Misalnya acara arisan keluarga setiap bulan, atau nongkrong-nongkrong lucu bareng teman sehabis jam pulang kantor.

Dengan cara ini, usaha kamu bakal terlihat ramai dan menarik perhatian orang. Karena salah satu indikator tempat makan atau kedai yang enak adalah ramai dikunjungi. Jadi paling gak dengan strategi ini kamu bisa memantik orang-orang buat datang.

3. Adakan acara open house

Strategi pemasaran yang ini juga cocok buat usaha kuliner yaitu dengan mengadakan open house rutin. Mungkin gak usah setiap minggu, tapi setiap bulan sekali saja biar tidak terlalu rugi.

Agar lebih menarik lagi undanglah tokoh-tokoh terkenal dan media sebagai sarana promosi mu. Biarkan mereka memberikan penilaian yang jujur terhadap hidangan-hidangan yang kamu tawarkan.

Ini Pilihan Tabungan Digital yang Cocok Untuk Milenial

uang-online
Uang Online

Belum punya tabungan digital untuk menunjang transaksi sehari-hari? Masih sering bolak balik ke ATM hanya untuk melakukan transfer atau antre di bank cek transaksi bulanan?

Coba hitung berapa banyak waktu yang kamu keluarkan untuk prosedur yang masih serba manual tersebut.

Sudah saatnya beralih ke produk digital banking berupa tabungan digital atau uang online. Produk ini bukan hanya menawarkan kemudahan tapi juga beragam keuntungan yang bisa memangkas pengeluaran.

Seperti halnya tabungan konvensional, fungsi utama dari tabungan digital adalah sebagai tempat menyimpan uang dan melakukan transaksi untuk sesama maupun antar bank. Perbedaannya, tabungan ini sudah dilengkapi dengan sejumlah layanan yang bisa diakses dengan mudah melalui layar smartphone.

Berbeda bila dibandingkan dengan mobile banking, tabungan digital juga menawarkan sejumlah fitur untuk mengelola keuangan melalui smartphone.

Kalau masih belum tertarik juga, coba simak terlebih dulu 3 pilihan tabungan digital ini. Fitur dan beragam keunggulan yang ditawarkan bisa bikin kamu tergoda.

1. Jenius

Jenius adalah aplikasi perbankan besutan Bank BTPN. Untuk menggunakan layanan ini, kamu cukup mengunduh aplikasi di Android atau iOS. Proses pendaftaran dapat dilakukan langsung di aplikasi, lalu tinggal tunggu kartu debit diantar ke lokasi yang kamu tentukan.

Atau jika ingin sekalian bertanya, kamu dapat mendatangi pihak Jenius di cabang bank BTPN maupun digital banking di mall-mall terdekat.  

Nomor rekening Jenius dapat menggunakan #Cashtag berupa nama atau username sehingga gak perlu repot mengingat nomor yang panjang.

2. Wokee

Wokee merupakan inovasi perbankan digital yang ada dari Bank Bukopin yang baru diluncurkan di akhir tahun lalu. Tabungan elektronik ini terbebas dari biaya administrasi, tanpa minimal saldo dan tanpa setoran awal, serta bisa melakukan penarikan tunai kapan pun tanpa menggunakan kartu (cardless withdrawal).

Seperti Jenius, buat menggunakan Wokee, cukup melakukan registrasi aplikasi dari App Store atau Google Pay.

3. Digibank

Digibank menjadi inovasi mengatur uang menggunakan teknologi dari bank DBS. Untuk dapat menggunakannya, cukup menyiapkan e-KTP dan kunjungi agen di cabang DBS maupun di pusat perbelanjaan terdekat. Lalu, unduh dan instal aplikasinya di smartphone-mu.

Pengin Punya Duit Rp 1 Miliar? Gini Cara Menabung Praktis

uang-online
Uang Online

Menabung praktis itu sebenarnya banyak kok caranya. Tapi yang terpenting itu ya gak menyusahkan aja. Maksudnya gak bikin kamu keki sendiri karena dipaksa buat menabung.

Misalnya, gaji kamu sebesar Rp 5 juta. Gak mungkin kan kamu nabung Rp 3 juta setiap bulannya. Kamu juga harus memikirkan, biaya buat kebutuhan sehari-hari. Jadi, intinya menabung itu sah-sah aja asal gak bikin kamu susah sendiri.

Berikut empat tips menabung praktis untuk kamu yang ingin punya duit Rp 1 miliar. Ini beberapa cara yang udah dirangkum

1. Memiliki rekening lebih dari satu

Cara pertama menabung praktis yang perlu dilakukan agar tujuanmu memiliki uang Rp 1 miliar dalam jangka waktu tertentu dapat tercapai adalah memulainya dengan membuat rekening terpisah.

Jadi, rekening buat kebutuhanmu mesti dipisahkan dengan rekening tabungan. Masalahnya, kalau tidak dipisah maka kamu bakal sulit untuk mengontrol pengeluaranmu.

Maksudnya di sini adalah kamu akan merasa ada uang lebih di rekening dan percaya atau gak ternyata hal tersebut dapat menciptakan keinginan buat menghabiskannya lho.

2. Konsisten

Setelah kamu memiliki rekening lebih dari satu, kamu juga harus konsisten buat menabung praktis setiap bulan dan kalau bisa tentukan berapa jumlah uang yang harus ditabung.

Namun, sebelum menentukan berapa jumlah uang yang harus kamu tabung perlu menghitungnya terlebih dahulu dan pastikan gak membuatmu tercekik.

Nah, kalau kamu tipikal orang yang sulit konsisten menabung. Kamu bisa memanfaatkan fasilitas autodebet yang biasanya ditawarkan oleh bank.

Dengan begitu, mau gak mau uangmu setiap bulan akan ditarik otomatis oleh bank sesuai dengan jumlah dan waktu yang udah ditentukan, salah satunya adalah produk tabungan berjangka.

3. Sisihkan dana tabungan di awal

Cara menabung praktis selanjutnya adalah dengan menyisihkan dana di awal. Sisihkan setidaknya 20 persen dari penghasilan bulananmu.

Jika penghasilanmu sebesar 10 juta rupiah per bulan, maka dana yang harus kamu tabung sebesar 2 juta rupiah. Namun, jika jumlah tersebut dinilai terlalu berat, kamu bisa menyesuaikannya persentase tersebut. Kamu bisa memulai dengan jumlah terkecil yaitu 10 persen dari total penghasilan.

Tujuannya adalah agar kamu dapat memanfaatkan sisa uangmu dengan bijak. Jadi, tabungan kamu tidak akan diganggu gugat.

Gagal Menabung? Mungkin Ini 4 Biang Keroknya

uang-online
Uang Online

Banyak orang yang sering kali gagal menabung tapi tidak pernah menyadarinya. Kebiasaan buruk mengatur uang memang kadang baru terasa saat situasi darurat. Saat butuh pengeluaran tambahan atau timbul keinginan dadakan. Perlahan, pelbagai layanan penyedia pinjaman pun jadi menarik perhatian. Waduh, siap-siap terjerat godaan utang, deh.

Kira-kira kenapa susah banget yah buat disiplin menabung? Biar kebiasaan buruk ini jadi kenangan, kamu harus tahu dulu nih penyebabnya. Dengan begitu, kamu baru bisa mencari cara menyikapinya. Kepengin dong punya kondisi keuangan yang selalu aman sentosa? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

1. Korban gaya hidup

Bayangkan jika bulan depan kamu akan mendapatkan kenaikan gaji. Kira-kira apa yang kamu pikirkan? Berniat untuk menyimpan uang dalam tabungan atau justru langsung terbayangkan barang-barang yang mau dibeli? Satu hal yang pasti, kamu akan gagal menabung ! Oleh karena itu kurangi gaya hidup sesuai dengan budget yg dimiliki.

2. Suka menunda-nunda

Mungkin awalnya kamu tidak berniat untuk menghabiskan penghasilan tanpa harus menabung terlebih dulu. Tapi, karena tidak dilakukan dengan segera, niatan menabung jadi tidak terlaksana sampai penghasilan gak bersisa dan gagal menabung.

Kalau kamu punya kecenderungan untuk menunda-nunda sesuatu, tenang, urusan tabungan bisa mudah diatasi. Gunakan sistem penarikan otomatis yang telah dijadwalkan tiap bulannya atau pada tanggal gajian. Dengan begitu, tanpa melakukan tindakan apa pun, sebagian penghasilanmu telah berhasil diamankan.

3. Kamu suka membandingkan diri dengan orang lain

Saat tetangga baru beli Volvo, mobil di garasi rumah jadi tampak kalah telak. Kebiasaan membanding-bandingkan diri dengan orang lain adalah hal yang wajar. Namun, bagaimana cara kita menyikapinya gak bisa sembarangan.

Kalau melihat tetangga beli mobil baru membuatmu jadi terinspirasi untuk bekerja lebih giat, itu bagus. Akan tetapi, kalau hanya bikin “panas” dan buru-buru cari fasilitas KTA, ini baru gawat.

4. Gak punya tujuan keuangan

Kamu merasa gajimu cukup untuk memenuhi segala kebutuhan tanpa diharuskan untuk menabung? Jika begitu, coba pikir-pikir lagi apa yang ingin kamu lakukan atau miliki beberapa tahun ke depan. Misalnya, liburan ke luar negeri atau punya mobil pribadi.

Banyak juga nih yang gak menganggap menabung cukup penting sehingga selalu gagal menabung.

Mau Mandiri Secara Finansial? Coba 5 Tips Ini

uang-online
Uang Online

Mandiri secara finansial terdengar sebagai prinsip berani yang diambil seseorang untuk keluar dari ketergantungan terhadap orang lain. Selama ini, pasti masih ada yang tergantung pada orang tua atau kerabat terutama dalam urusan finansial.

Daripada merasa tidak enak, lebih baik coba ambil resiko keluar dari bantuan mereka dan coba hidup mandiri secara finansial. Dengan 5 tips ini, Anda bisa mulai mandiri dalam mengatur keuangan,

1. Berhenti Terima Uang dari Orang Tua

Bantuan dari orang tua memang membuat keuangan jadi mudah. Tapi, tujuan Anda ingin mandiri dalam urusan keuangan, bukan? Meskipun dana yang Anda miliki tidak banyak, jangan pernah ambil bantuan dari mereka lagi.

Cobalah ambil resiko untuk bertahan dengan uang yang Anda miliki sekarang. Hal ini akan membantu mental mandiri Anda berkembang. Selain itu juga bisa mendorong Anda untuk mengatur keuangan dengan cermat. Sehingga Anda semakin dewasa dalam masalah keuangan.

2. Buat Rincian Keuangan

Membuat rincian keuangan dapat membantu anda untuk mandiri. Pertama, identifikasi apa saja kebutuhan Anda. Lalu, sesuaikan dana yang dimiliki dengan kebutuhan tersebut. Iritlah dalam mengatur keuangan dan cari alternatif termurah dalam berbelanja. Hal ini tentu akan membantu Anda untuk mandiri secara finansial.

3. Berhemat Saat Belanja

Saat belanja entah untuk kebutuhan sehari-hari maupun barang-barang hiburan, cobalah untuk berhemat dan mencari diskon atau cashback. Gunakan juga aplikasi yang memberikan cashback, contohnya uang digital, supaya Anda makin hemat.

Namun, hati-hati juga saat memilih diskon, pastikan harganya masih masuk akal. Perhatikan juga kualitas barang.

4. Jangan Lupa Menabung

Menabung sangat penting untuk masa depan Anda, oleh karenanya jangan lupa untuk menyisihkan uang untuk tabungan berapapun jumlahnya. Anda bisa menabung di bank, berinvestasi emas dan lain sebagainya. Uang tabungan Anda dapat digunakan untuk hal-hal yang penting di waktu yang akan datang. Selain itu, uang tersebut bisa digunakan untuk membeli sesuatu barang yang bernilai cukup tinggi.

5. Sediakan Uang Darurat

Uang darurat penting ketika Anda mengalami hal-hal diluar dugaan, seperti barang rusak atau kecelakaan. Ketika Anda tidak menggunakannya, uang tersebut bisa dipindahkan ke dana tabungan.

Catat! Ini 4 Jurus Berhemat saat Puasa

uang-online
Uang Online

Bulan puasa seharusnya menjadi bulan untuk menahan hawa nafsu entah itu untuk makan, minum, melakukan hal-hal yang tidak baik, atau bahkan untuk menghabiskan uang.

Namun sayangnya, bagi orang Indonesia kedatangan bulan ini kerap ditandai dengan kenaikan harga barang kebutuhan pokok.

Tidak hanya itu saja, saat bulan ini pola konsumsi masyrakat semakin meningkat terutama dalam kebutuhan akan pangan. Bahkan tidak jarang pula, banyak yang lapar mata hingga boros tanpa disadarinya.

Untuk itu, aturlah pengeluaran Anda agar keuangan selama bulan ramadhan tetap aman. Ingin tahu hal apa saja yang harus Anda lakukan? Berikut lima hal yang harus Anda lakukan agar bisa berhemat saat puasa

1. Perhitungkan Apa Lagi yang Ingin Dibeli untuk Berbuka

Perubahan yang sangat signifikan pada pola konsumsi cenderung terjadi saat bulan puasa. Seharusnya, jika dihitung-hitung pengeluaran Anda akan jauh lebih hemat dikarenakan hanya perlu mengeluarkan uang makan sebanyak dua kali sehari dari biasanya 3 kali sehari.

Akan tetapi, mengapa saat bulan puasa uang makan Anda justru cenderung lebih besar? Untuk itu, perhitungkan kembali jumlah pengeluaran Anda saat membeli makanan untuk berbuka untuk dapat berhemat saat puasa.

2. Buatlah Rencana Menu selama Satu Bulan

Untuk menghemat uang belanja membeli makanan saat berbuka, maka buatlah daftar menu berbuka Anda dalam 1 bulan penuh. Ini akan jauh lebih membantu Anda untuk berhemat saat puasa.

3. Berbelanjalah Lebih Awal

Berbelanja lebih awal sebelum kedatangan bulan Ramadhan akan membantu Anda menghemat sekian rupiah. Faktanya, semakin dekat dengan kedatangan hari pertama puasa, harga barang-barang akan semakin cepat berlari.

Saat berbelanja, Anda juga tidak perlu menimbun barang secara berlebihan. Belilah sesuai kebutuhan dan perencanaan serta hitungan Anda.

4. Selektif untuk Datang saat Bukber di Luar Rumah

Menjadi hal yang wajar apabila Anda dan keluarga ingin bukber di rumah makan atau restoran. Tetapi hal tersebut tidak perlu setiap akhir pekan Anda lakukan. Dua kali berbuka bersama keluarga di luar selama satu bulan, mungkin sudah cukup.

Di luar itu akan banyak kesempatan berbuka di berbagai tempat dengan kedatangan undangan-undangan bukber teman dan kerabat.

Supaya Bisa Beli Rumah Cepat Terwujud, Ikuti 4 Tips Ini !

Uang Online

Tidak sedikit orang yang akan beranggapan kalau tips menabung itu hanya teori yang belum tentu dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari.

Meskipun demikian, tapi kamu tetap memerlukan beberapa arahan agar rencanamu berjalan dengan lancar.

Gak usah berlama-lama lagi, berikut adalah empat tips menabung buat kamu yang pengin beli rumah cepat.

1. Investasi sejak dini

Cara pertama untuk beli rumah cepat yang bisa kamu lakukan adalah dengan mulai terjun investasi sejak dini. Pasalnya, keuntungan yang didapat dari investasi itu umumnya jangka panjang.

Maksudnya di sini adalah, keuntungan yang kamu dapatkan dari investasi baru akan terasa di beberapa tahun bahkan puluhan tahun mendatang.

Kamu juga gak perlu merogoh kocek besar untuk memulai investasi kok. Pasalnya, kini udah banyak banget instrumen investasi modal kecil bahkan ada yang Rp 50 ribu lho.

Kalau ingin lebih terasa untungnya, kamu bisa terjun ke investasi saham langsung. Tapi sebelumnya, kamu perlu memahami betul cara bermainnya biar gak bangkrut. Atau bila mau lebih aman, kamu dapat memilih investasi emas batangan atau reksadana.

2. Terapkan gaya hidup hemat

Hemat bukan berarti pelit. Jadi kamu tetap bisa membeli barang kebutuhanmu tapi hanya caranya aja yang berbeda. Gimana maksudnya?

Ya, misalnya selama ini kamu beli sabun mandi dengan ukuran sedang yang habis setiap dua minggu. Untuk selanjutnya, kamu dapat membeli sabun mandi refill dengan ukuran besar yang biasanya dengan harga yang tidak terlalu jauh.

Meskipun kamu harus mengeluarkan uang lebih besar beberapa ribu di awal. Tapi, nyatanya hal itu menjadi salah satu cara berhemat demi beli rumah cepat.

3. Membuat financial plan setiap bulan

Percaya atau tidak, membuat financial plan di setiap bulannya akan membantu untuk menggapai impian kamu lho.

Jadi, dengan adanya rencana keuangan tentu akan membuat kamu lebih cermat dan perhitungan. Kamu juga akan terhindar dari kebiasaan menghabiskan uang gak jelas.

Selain itu, financial plan juga akan membantu kamu untuk memiliki hitungan yang tepat untuk memenuhi semua kebutuhan dan bahkan keinginan.

Untuk mendapatkan rumah, kamu harus menetapkan jumlah yang akan konsisten setiap bulan di tabung. Seberapa pun nominalnya, kamu harus patuh dengan jumlah yang sudah ditetapkan.